Tradisi Unik dan Menarik Ala Jepang

Apa yang teringat oleh Anda saat mendengar kata Jepang? Banyak orang yang ingat pada animenya. Jepang tidak melulu soal anime, Anda perlu mengetahui hal-hal lain yang khas dari jepang, salah satunya adalah budaya dan tradisinya yang unik dan menarik. Jepang dikenal dengan pelestarian budayanya yang sangat kental dan hingga kini masih  terus dilakukan. Indonesia sebetulnya harus mencontoh pelestarian kebudayaan lokal seperti yang masyarakat Jepang lakukan. Nah, berikut ini ada beberapa kebudayaan khas Jepang yang sangat menarik untuk dibahas, mari kita lihat.

Matsuri

Sebuah festival budaya Jepang yang diselenggarakan saat musim panas yakni Matsuri. Matsuri berkaitan dengan festival yang berasal dari kuil, yaitu kuil Shinto dan Buddha. Sebenarnya acara ini dilakukan dengan bersembahyang dan berdoa. Namun, hal ini tidak terlalu diwajibkan pada para pengunjung sbobet88 yang datang, karena banyak pengunjung yang datang untuk sekadar melihat festival budaya Jepang ini.

Sumo

Banyak orang dari berbagai belahan dunia yang tertarik dengan pertunjukan budaya Jepang yang satu ini. Sumo sebenarnya adalah gulat khas Jepang, biasanya para pegulat Sumo akan saling mendorong agar lawannya keluar dari batas arena yang yang sudah ditetapkan. Biasanya pertandingan Sumo hanya berlangsung beberapa detik saja, namun ada juga yang hingga beberapa menit.

Upacara Minum Teh

Budaya Jepang ini bisa dikatakan unik karena banyak turis yang tertarik untuk mengikuti upacara minum teh. Upacara ini dilakukan sebagai cara masyarakat Jepang menjamu para tamunya. Biasanya upacara minum teh juga bisa mencerminkan kepribadian dari penyaji tehnya sendiri. Jadi kita bisa melihat cara berpikirnya dan tujuan hidup dari sang penyaji. Selain itu kita juga dapat melihat seberapa kuat budaya yang ia pegang.

Menyeruput Makanan Berkuah

Jika di Indonesia biasanya menyeruput makanan berkuah sampai berbunyi ‘slurp’ itu adalah hal yang aneh dan akan mengganggu orang di sekitar kita. Lain hal dengan Jepang, di sana menyeruput makanan berkuah adalah budaya yang unik. Saat Anda menyeruput makanan berkuah sampai berbunyi, itu menandakan bahwa makanan yang sedang kamu santap itu sangat enak. Maka, menyeruput makanan berkuah adalah hal yang biasa di negara Jepang dan menjadi ciri khas yang unik di sana.

Memberi Bahu Kepada Orang Lain Saat Tertidur

Umumnya orang akan risih jika tiba-tiba ada orang yang bersandar di bahunya. Namun di Jepang, memberi bahu kepada penumpang transportasi umum di sebelah Anda yang sedang  tertidur adalah suatu kewajiban, hal ini termasuk budaya yang menarik di Jepang. Mereka berbaik hati untuk memberi bahu kepada penumpang yang tertidur. Maka di saat Anda berkunjung ke Jepang, jangan heran jika ada orang yang memberi bahu kepada penumpang lain saat tertidur.

Festival Nagoya

Festival ini diadakan pada pertengahan Oktober dan digelar selama dua hari. Festival Nagoya berisi arakan dengan pakaian zaman dahulu atau tradisional Jepang. Mereka akan berdandan seperti pejuang perang saat itu. Festival ini dilakukan untuk menghormati ieyasu, toyotomi hideyoshi, oda nobugana dan tokugawa yang hidup di abad pertengahan. Bagi Anda yang sedang berkunjung ke Jepang pada bulan Oktober, jangan lewatkan Festival Nagoya.

Nah, itulah beberapa budaya unik dan juga menarik yang dimiliki oleh negara matahari terbit, Jepang. Negara ini kaya akan budaya yang kental, tidak hanya animenya saja yang terkenal, namun budaya asli Jepang juga selalu menarik bagi para pengunjung negeri Sakura tersebut. Budaya Jepang memang memiliki makna dan nilai seni tersendiri yang membuat orang selalu sumringah melihatnya.






Cerita dan Tradisi Halloween Mengerikan

Maka bukanlah sesuatu yang mengherankan karena cerita palsu tersebut, banyak sekali warga yang masih hidup turut berbondong-bondong melakukan sebuah praktik yang menyeramkan.
(Source: pexels.com)

Setiap perayaan Halloween, banyak sekali masyarakat yang lepas dari kenyataan selama sehari dan merayakan Halloween dengan menggunakan berbagai macam kostum unik, dekorasi menarik, dan pesta yang asyik. Legenda dan karakter yang menyeramkan telah berevolusi berdasarkan peristiwa nyata yang menakutkan. Dan juga, tradisi Halloween untuk berhadapan dengan mereka yang telah mati memunculkan tidak hanya banyak sekali cerita hantu, tetapi juga hoaks.

Berikut beberapa tradisi dan legenda seputar Halloween.

Ketakutan Akan Vampir Disebabkan TBC

Sepanjang abad ke-19, penyebaran TBC telah merenggut banyak sekali nyawa dari para penduduk Rhode Island, Connecticut, Vermont, dan banyak wilayah lain di New England. Sebelum para dokter dapat menjelaskan bagaimana dan mengapa penyakit menular tersebut dapat tersebar di beberapa daerah tersebut, para penduduk desa yang sudah kalang kabut dan putus asa percaya bahwa beberapa dari mereka yang telah tiada karena TBC meninggal karena melakukan praktik kanibalisme terhadap mereka yang masih hidup.

Maka bukanlah sesuatu yang mengherankan karena cerita palsu tersebut, banyak sekali warga yang masih hidup turut berbondong-bondong melakukan sebuah praktik yang menyeramkan. Yaitu menggali mayat korban TBC dan membakar organ internal mereka.

Atraksi Rumah Hantu Dibuka Pada Masa Depresi Besar

Zaman malaise, atau yang lebih dikenal sebagai Masa Depresi Besar adalah sebuah peristiwa dimana tingkat ekonomi di seluruh dunia, khususnya di Amerika Serikat menurun secara drastis. Depresi Besar mulai terjadi di tahun 1929.

Pada masa menjelang Depresi Hebat, Halloween telah berubah menjadi masa dimana para pria muda dapat bersantai dan juga melakukan segala macam kejailan kepada masyarakat sekitar. Bahkan, terkadang mereka melakukan sesuatu yang sudah sangat parah. Di tahun 1933, para orang tua dibuat sangat marah ketika ratusan remaja laki-laki membalikkan mobil, memotong tiang telepon umum menggunakan gergaji, dan juga melakukan berbagai macam tindakan vandalisme di seluruh wilayah di Amerika.

Sejak saat itu, masyarakat mulai menyebut perayaan hari libur tersebut sebagai “Black Halloween”. Sama seperti ketika mereka menyebut satu hari Selasa sebagai “Black Tuesday” karena terjadinya kehancuran pasar saham 4 tahun sebelumnya.

Meskipun kejailan dan tindakan tidak wajar para remaja laki-laki tersebut seharusnya membuat masyarakat Amerika meminta akan adanya pelarangan terhadap perayaan Halloween, namun banyak komunitas warga yang malah mengorganisasi suatu kegiatan Halloween seperti pembuatan rumah berhantu untuk membuat para anak-anak tersebut tetap sibuk.

Jack-o-Lanterns dan Legenda “Stingy Jack

Seorang pria asal Irlandia yang dijuluki “Stingy Jack” atau “Jack pelit” dipercaya oleh banyak masyarakat sebagai orang pertama yang menjadikan pengukiran wajah seram di buah labu sebagai sebuah tradisi. Menurut legenda yang beredar, Jack menipu Iblis untuk membayar minumannya. Kemudian, Jack menjebaknya dan merubahnya ke bentuk koin. Iblis pun akhirnya melakukan balas dendam terhadap Jack. Oleh karena itu, Jack yang pelit akhirnya berkeliaran di Bumi selamanya tanpa bisa masuk ke surga atau neraka. Akan tetapi, Jack memiliki batu bara yang menyala yang dia nyalakan dan tempatkan dalam sebuah lobak berukir. Lantas, terciptalah Jack-o-Lantern yang asli.

Hantu Abraham Lincoln di Gedung Putih

Selama bertahun-tahun, para Presiden, ibu negara, dan juga banyak anggota staf dalam Gedung Putih mengatakan bahwa mereka sering kali melihat atau merasakan kehadiran Abraham Lincoln. Seperti yang diketahui sebelumnya, Abraham Lincoln adalah Presiden Amerika Serikat ke-16 yang menjabat pada Maret 1861 hingga kematiannya yang terjadi pada April 1865 yang disebabkan oleh tembakan yang dilakukan oleh John Wilkes Booth.

Istri dari Presiden Amerika ke-30 Calvin Coolidge, yaitu Grace Coolidge, merupakan orang pertama yang mengatakan bahwa dia melihat hantu Abraham Lincoln. Coolidge mengatakan bahwa Presiden Amerika ke-16 tersebut terlihat sedang berdiri dekat jendela yang terdapat di kantor Oval. Postur Presiden tersebut terlihat bahwa dia sedang menggenggam tangannya di dalam, dan sedang memandang ke arah Potomac.

Mary Shelley Membawa Jantung Suaminya Yang Mati

Mary Shelley adalah seorang penulis buku Frankenstein yang dikenal akan kisah fiksinya yang sangat menakutkan. Akan tetapi, tidak banyak yang tahu mengenai rahasia gelap yang dimiliki oleh Shelley. Yaitu bagaimana suaminya, Percy, meninggal akibat tenggelam di usia 29 tahun ketika kapal yang dikendarainya terkena serangan badai pada Juli 1822.

Tubuh Percy dan para awak kapal lain ditemukan 10 hari setelah kejadian tersebut. Percy Shelley dan yang lainnya dikremasi. Akan tetapi, jantung Percy tidak terbakar sama sekali. Hal tersebut mungkin akibat adanya TBC dini dalam kehidupan awalnya. Oleh karena itu, Mary Shelley mengambil alih hak atas jantung suaminya yang sudah meninggal tersebut. Semenjak itu, banyak rumor yang mengatakan bahwa Mary Shelley selalu membawa jantung tersebut dalam tas satin miliknya.

4 Perayaan Halloween yang Sangat Unik dari Berbagai Negara

4 Negara Ini Merayakan Halloween dengan Cara Unik

Sebentar lagi perayaan Halloween akan tiba. Apakah Anda turut merayakannya? Hari yang identik dengan labu, kostum menyeramkan, berbagai jenis hantu, istilah trick or treat dan permen ini diperingati setiap akhir Oktober. Nah, ternyata setiap negara mempunyai cara tersendiri loh untuk merayakan hari tersebut. Penasaran? Yuk simak beberapa negara berikut melakukan perayaan Halloween dengan cara yang sangat unik!

Hari Drakula di Rumania

Mendengar nama drakula memberikan sensasi kengerian tersendiri di benak kita ya. Legenda masyarakat yang satu itu tergambar sebagai seseorang dengan jubah dan taring yang siap menggigit siapapun yang ditemuinya. Nah, di Rumania justru drakula ada hari perayaannya, loh!

Di Rumania, legenda dracula atau drakula memang sudah terkenal. Masyarakat dari berbagai belahan dunia datang ke negara tersebut untuk ikut merayakan Halloween di Kastil Bran, yang dianggap sebagai kastil Vlad dan drakula. Vlad III sendiri adalah Pangeran Wallachia, yang terdengar dengan julukan Vlad The Impaler atau si Penyula. Diketahui sosok Vlad III haus akan darah. Kastil ini dianggap pernah dikunjungi oleh Vlad, dan menjadi latar tempat dalam cerita novel Dracula.

Pangangaluluwa di Filipina

Sebenarnya acara yang satu ini bukan merupakan perayaan Halloween. Namun ini adalah tradisi yang terdapat di Filipina yang dikenal juga dengan All Saints’ Day atau Hari Semua Orang Kudus. Karena acara peringatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 November, tradisi ini dikaitkan juga dengan perayaan Halloween yang jatuh pada 31 Oktober.

Orang-orang yang biasanya  mengenakan kostum, akan mengelilingi tempat tinggal dan mengunjungi rumah orang lain untuk bernyanyi dan memanjatkan doa. Doa ini diperuntukkan bagi orang-orang yang terperangkap dalam api suci.

Parade Halloween Kawasaki di Jepang

Masyarakat Jepang sangat suka berdandan dengan berbagai kostum yang lebih dikenal dengan cosplay. Sejak tahun 1996, setiap akhir bulan Oktober, orang-orang akan berkumpul di daerah Kawasaki dengan memakai kostum. Nah, orang yang mengikuti parade Halloween ini akan berdandan dengan berbagai tampilan yang khas dikenakan pada saat perayaan Halloween, terutama karakter yang menyeramkan. 

Meski demikian, tidak semua orang diperkenankan langsung mengikuti parade ini, loh! Kalau mau jadi bagian dari parade, kita harus mendaftar dari dua bulan sebelum perayaan.

Pchum Ben di Kamboja

Dari akhir September hingga pertengahan Oktober, umat Buddha di Kamboja berkumpul untuk merayakan Pchum Ben. Hari raya keagamaan ini bertujuan untuk mengingat orang yang sudah meninggal. Orang-orang yang mengikuti perayaan akan membawa makanan seperti ketan dan kacang-kacangan yang dibungkus dengan daun pisang. 

Kemudian ada rangkaian acara mengunjungi kuil untuk menyajikan bunga sebagai tanda penghormatan bagi para leluhur. Di waktu ini mereka turut merayakan hari untuk orang yang sudah tua. 

Nah, di beberapa negara lainnya, hari setelah perayaan Halloween, yaitu tanggal 1 November, memang dirayakan untuk All Saint’s Day. Sehingga di tanggal ini banyak orang di seluruh dunia terutama umat Katolik, merayakannya dengan mengunjungi makam leluhurnya untuk berdoa.

Budaya unik lainnya yang dilakukan masyarakat Jerman, semua pisau di rumah akan disembunyikan saat Halloween. Hal ini dilakukan agar arwah leluhur yang datang tidak terluka oleh keberadaan pisau ini. 

Ternyata banyak perayaan unik yang dilakukan oleh berbagai negara untuk Halloween ya. Setiap negara memiliki kesepakatan dan kebudayaan masing-masing untuk merayakan Halloween. Ada yang memakai kostum menyeramkan hingga mengadakan ritual tertentu yang bertujuan untuk menghormati roh para leluhur mereka. Seru sekali ya!





Inilah Tradisi Yang Dilakukan Ketika Thanksgiving

Meskipun Thanksgiving memiliki akar sejarah pada tradisi keagamaan dan tradisi kebudayaan, akan tetapi sekarang perayaan tersebut dirayakan sebagai hari libur nasional.
(Source: www.pexels.com)

Setiap tahun, para masyarakat Amerika tidak pernah luput dari merayakan perayaan Thanksgiving setiap hari Kamis keempat di bulan November. Thanksgiving merupakan sebuah hari libur nasional yang tidak hanya dirayakan di Amerika Serikat, tetapi juga di Kanada, Liberia, dan beberapa wilayah di pulau Karibia. Perayaan ini sebenarnya juga terjadi di Jerman dan Jepang, akan tetapi perayaan memiliki nama sendiri dan bukan bernama Thanksgiving. Meski begitu, perayaan di berbagai wilayah tersebut dilakukan di tanggal yang berbeda. Di Kanada sendiri, mereka merayakan Thanksgiving setiap hari Senin kedua di bulan Oktober.

Perayaan hari Thanksgiving awalnya bermula sebagai hari untuk memberi rasa terima kasih dan juga pengorbanan terhadap karunia yang diberikan terhadap kesuburan panen, seluruh makanan yang dapat dimakan di atas meja, seluruh hadiah yang diberikan kepada orang lain, dan juga terhadap tahun-tahun sebelumnya. Meskipun Thanksgiving memiliki akar sejarah pada tradisi keagamaan dan tradisi kebudayaan, akan tetapi sekarang perayaan tersebut dirayakan sebagai hari libur nasional. Pada zaman dahulu, Thanksgiving biasanya dirayakan dengan tradisi paling klasik seperti memakan daging kalkun yang dibagi bersama dengan tidak hanya keluarga, tetapi juga teman dan tetangga. Bahkan, Thanksgiving juga sering disebut sebagai “Hari Kalkun” karena tradisi tersebut.

Thanksgiving Adalah Sebuah Tradisi

Thanksgiving pertama di Amerika Serikat adalah jamuan yang dirayakan oleh para peziarah dan para orang asli Amerika, atau yang lebih dikenal sebagai orang Indian, setelah panen pertama mereka di dunia baru pada bulan Oktober 1621. Jamuan pertama Thanksgiving tersebut dikatakan dirayakan sepanjang tiga hari dan dilakukan di perkebunan Plymouth, Massachusets.

Ketika mereka sampai di dunia baru, para peziarah memiliki kesulitan dalam mencoba untuk menumbuhkan makanan mereka sendiri. Maka dari itu, mereka mengalami kelaparan yang buruk dan juga diserang banyak penyakit. Bahkan, banyak sekali penduduk Amerika pertama meninggal karena hal tersebut. Terima kasih kepada orang Indian, mereka menunjukkan dan mengajarkan cara yang benar dalam bercocok tanam kepada para penduduk Amerika. Salah satunya adalah cara menumbuhkan jagung. Setelah itu, penduduk Amerika tersebut dapat menumbuhkan makanan mereka sendiri. Ketika mereka berhasil dalam panen pertama, mereka membuat makanan Thanksgiving yang sangat banyak sekali dan berterima kasih kepada Tuhan karena telah diberikan karunia terhadap hasil panen tersebut.

Apa Saja Tradisi Thanksgiving?

Tradisi yang dilakukan dalam merayakan Thanksgiving biasanya dengan membuat makanan dalam jumlah banyak yang nantinya dibagikan kepada keluarga, teman, dan bahkan tetangga. Makanan yang disajikan selama perayaan Thanksgiving antara lain adalah daging kalkun, kentang, saus cranberry, gravy, pie labu, dan juga sayuran seperti jagung atau buncis sebagai makanan pelengkap. Daging kalkun yang disajikan biasanya daging kalkun panggang. Meski begitu, masyarakat Amerika juga sering menambahkan menu makanan lain sebagai menu pelengkap perayaan Thanksgiving.

Selanjutnya, tradisi Thanksgiving biasanya tidak akan lengkap tanpa bepergian untuk liburan. Berbeda dengan jenis bepergian lainnya, bepergian dalam perayaan Thanksgiving biasa dilakukan untuk mengunjungi kerabat dekat yang sudah lama tidak bertemu. Hal tersebut dilakukan agar mereka dapat merayakan Thanksgiving bersama. Namun, tujuan untuk liburan tidak harus selalu ke rumah kerabat. Anda bisa saja pergi dengan mereka ke suatu tempat demi merayakan perayaan tersebut dengan suasana dan lingkungan baru.

Tradisi selanjutnya yang dilakukan selama perayaan Thanksgiving adalah dengan membuat “thankful tree”. Pohon ini tidak harus besar, yang terpenting adalah pohon tersebut didekorasi dengan kartu ucapan berisi hal apa saja yang Anda merasa sangat berterima kasih. Biasanya, pohon ini didirikan pada hari pertama di bulan November. Kemudian, Anda juga dapat mendekorasi rumah dengan menggunakan hiasan musim semi. Biasanya, potongan daun kemarau dapat digabungkan dan dijadikan sebagai karangan bunga berbentuk bulat sebagai hiasan pintu rumah.

Untuk kegiatan sendiri, Anda dan keluarga dapat melakukan berbagai macam aktivitas menyenangkan seperti menonton film yang disukai oleh seluruh keluarga. Dan juga, biasanya beberapa kota mengadakan parade perayaan Thanksgiving. Dalam parade itu, Anda dapat berpartisipasi dengan menggunakan kostum bertema Thanksgiving. Bahkan, apabila ada perlombaan, Anda sekeluarga juga dapat mengikuti lomba tersebut sehingga perayaan Thanksgiving tidak membosankan.

Beberapa Hal Dalam Film Populer Ini Benar Adanya?

Menurut mereka, tanaman dan bunga tersebut seharusnya dapat memberi mereka nasib baik dan kesehatan.
(Source: www.unsplash.com)

Memiliki sebuah tradisi yang turut serta diangkat menjadi plot utama dalam film populer patut dibanggakan. Pasalnya, tidak hanya hal tersebut dapat memperkenalkan tradisi masyarakat lokal kepada orang lain, tetapi juga merupakan sebuah kesempatan untuk menarik wisatawan asing untuk berkunjung. Akan tetapi, terkadang tradisi yang diambil hanyalah sebagian saja sementara sisanya sudah dibumbui oleh hal-hal fiksi dan dramatisasi saja.

Tengoklah film populer yang baru saja rilis tahun ini berjudul Midsommar. Bagi kalian yang masih belum menonton, tulisan ini akan mengandung spoiler. Midsommar merupakan film bergenre horor ‘terang’ yang mengambil latar belakang berdasarkan sebuah tradisi dengan nama yang sama. Dalam film tersebut, salah satu tokoh utama mengalami hal-hal aneh yang dihasilkan oleh bagaimana lingkungan sekitar dirinya bekerja. Film ini disebut sebagai film horor ‘terang’ karena seluruh pengambilan gambar dan kisah-kisah menegangkan yang diceritakan benar-benar berada di bawah terik matahari. Sehingga, film ini memiliki ciri khas sendiri dan berbeda dari film horor lain. Mengenai tradisi yang dijadikan latar belakang plot, seberapa banyak hal-hal dalam film populer ini memang benar dilakukan?

Sambutan Libur Musim Panas

Tradisi ini adalah sebuah tradisi pembukaan untuk menyambut libur musim panas. Dalam melakukannya, biasanya orang-orang yang tinggal di Swedia meninggalkan kota tempat mereka tinggal selama lima minggu untuk pergi ke pedesaan. Dalam petunjuk resmi untuk melakukan Midsummer, tradisi ini dideskripsikan sebagai tradisi liburan yang mendedikasikan hari-harinya untuk makan, minum, menari, dan melakukan berbagai macam ritual pagan. Biasanya, hari libur ini ditandai oleh Midsummar Eve yang berada pada hari Jumat di antara tanggal 19 hingga 25 Juni.

Jika dibandingkan dengan adegan dalam film, hal ini benar adanya. Sebab, Pelle (diperankan oleh Vilhelm Blomgren) mengatakan kepada Dani (Florence Pugh) bahwa festival Midsummer adalah perayaan untuk menyambut musim panas yang diadakan di pedesaan.

Berkumpul Dengan Keluarga dan Memetik Bunga

Midsummer merupakan sebuah acara yang diikuti oleh banyak masyarakat. Banyak keluarga yang mengambil kesempatan ini untuk bersosialiasi dengan orang lain agar mereka dapat menikmati hari liburan mereka dengan tenang. Dalam acara perkumpulan ini, masyarakat biasanya memulai hari dengan memetik beragam macam bunga untuk dijadikan sebuah karangan bunga untuk ditaruh di tiang. Tiang tersebut merupakan komponen utama dari Midsummer.

Dalam film, ketika Dani dan teman-temannya sampai ke tempat tujuan, mereka dapat melihat banyak sekali saudara Pelle yang berkumpul di desa tersebut. Tidak hanya saudara, banyak juga orang lain yang berkumpul untuk melakukan perayaan. Bahkan, salah saudara Pelle turut serta membawa dua orang teman ke perayaan tersebut. Kemudian dalam beberapa adegan, terdapat beberapa potongan film yang menunjukkan banyak orang memetik bunga di pagi hari sebagai aktivitas pembuka hari.

Menari Mengelilingi Tiang

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa orang-orang memetik bunga untuk membuat sebuah karangan untuk menghias tiang. Menaikkan tiang dan menari mengelilinya, sering disebut dengan majstang atau midsommarstang, merupakan sebuah kegiatan yang menarik perhatian para keluarga yang hadir dalam perayaan tersebut.

Untuk hiasan tiang sendiri, biasanya masyarakat Swedia tidak hanya menghiasnya dengan bunga tetapi juga dengan banyak sekali tanaman hijau. Menurut mereka, tanaman dan bunga tersebut seharusnya dapat memberi mereka nasib baik dan kesehatan. Walaupun tradisi ini tetap berjalan, tetapi tidak banyak masyarakat yang masih menganggap tradisi tersebut sesuatu yang penting. Untuk kegiatan menari sendiri, hal tersebut hanyalah sebuah kegiatan untuk bersenang-senang.

Melihat kembali ke dalam adegan film, kegiatan menghias tiang tidak terlalu diperlihatkan. Sementara untuk kegiatan menari, berdasarkan perayaan Midsummer yang sebenarnya, kegiatan tersebut memang ada. Akan tetapi, mereka tidak menari sampai hanya ada satu orang saja yang tersisa. Selain itu, tarian juga tidak hanya diikuti oleh wanita, tetapi juga laki-laki. Sementara untuk pakaian sendiri, tidak ada aturan yang menyebutkan bahwa hanya pakaian berwarna putih saja yang boleh digunakan dalam Midsummer. Hal ini sangat berbeda dengan apa yang digambarkan dalam film, dimana semua orang menggunakan pakaian berwarna putih.

Tradisi Ini Bukanlah Perayaan Halloween

Masyarakat Meksiko yang turut serta mengikuti Parade Catrina biasanya menggambar wajah mereka mengikuti gaya tengkorak Catrina.
(Source: www.pexels.com)

Meski dirayakannya dekat dengan perayaan Halloween, akan tetapi salah satu perayaan asal Meksiko bernama Day of the Dead sangatlah berbeda. Walaupun banyak orang memiliki miskonsepsi bahwa hari yang memiliki nama lain Dia de los Muertos adalah perayaan Halloween milik Meksiko, tetapi bagi rakyat Meksiko perayaan tersebut memiliki kepentingan yang sama seperti Hari Natal.

Dirayakan pada dua hari pertama di bulan November, Day of the Dead memiliki tujuan sebagai selebrasi akan mereka yang telah meninggal. Perayaan dua hari ini meliputi perkumpulan antara teman dan keluarga untuk berdoa bersama dan mengingat mereka yang telah meninggal, dan juga membantu perjalanan spiritual mereka. Dalam budaya Meksiko, kematian dilihat sebagai bagian natural dari kehidupan manusia. Maka dari itu, Day of the Dead bukanlah perayaan Halloween dan juga bukan hari yang menyedihkan melainkan hari untuk merayakan kepergian seseorang. Meski sebuah perayaan, akan tetapi Day of the Dead memiliki beberapa tradisi yang bahkan sampai sekarang masih dilakukan oleh orang-orang Meksiko.

Mendirikan Altar

Altar yang didirikan dilihat sebagai sebuah tradisi pokok dalam perayaan yang telah ada sejak zaman dahulu. Biasanya, altar-altar tersebut didekorasi menggunakan berbagai macam warna terang seperti warna oranye dan warna ungu. Selanjutnya, altar akan dipenuhi dengan beberapa seserahan seperti lilin, beragam macam bunga, dan beberapa barang-barang pribadi milik seseorang yang telah meninggal.

Karena altar tersebut merupakan sesuatu yang privat, biasanya orang Meksiko mendirikannya di dalam rumah. Akan tetapi, dalam beberapa komunitas seperti Patzcuaro, banyak keluarga mendirikan altar tersebut tepat di atas pemakaman orang yang telah meninggal. Tidak hanya itu, bahkan akhir-akhir ini altar didirikan di beberapa bangunan publik. Perencanaan dalam pembuatan altar ini biasanya memakan waktu sampai berbulan-bulan demi hasil akhir yang mengagumkan.

Pemberian Seserahan Berdasarkan Tanggal

Tradisi ini berjalan secara bersamaan dengan pendirian altar. Para keluarga biasanya memilih beragam seserahan yang seharusnya dapat membantu mereka yang telah meninggal untuk kembali pulang dan mendengar doa-doa yang dipanjatkan oleh keluarga mereka.

Setiap tanggal 1 November, atau yang lebih dikenal sebagai Dia de los Inocentes, para anak yang meninggal selalu diberi beragam macam mainan dan permen. Sementara setiap tanggal 2 November, seserahan yang diberikan adalah untuk para orang dewasa. Seserahan tersebut terkadang berupa alkohol, rokok, jersey sepak bola, lilin, dan cempasuchiles dan pan de muerto khas Meksiko.

Cempasuchiles Bukanlah Sekadar Seserahan

Meski masuk ke dalam seserahan, akan tetapi bunga marigold ini juga memiliki cerita sendiri dalam tradisi yang dilakukan selama Day of the Dead. Masyarakat Meksiko percaya bahwa bunga marigold ini dapat membantu mengarahkan jiwa orang-orang yang telah meninggal untuk kembali ke dunia. Menurut mereka, hal tersebut penting karena marigold hanya berbunga selama musim hujan yang mana musim tersebut selalu mendahului perayaan Day of the Dead. semenjak itu, bunga marigold selalu menjadi bagian terpenting yang diasosiasikan dengan perayaan tersebut.

Pembuatan Sugar Skulls

Mungkin bagi mereka yang masih awam, mereka hanya tahu bahwa istilah ‘sugar skull’ berasal dari perayaan Halloween yang mana merupakan sebutan bagi riasan wajah bergambar tengkorak yang dihiasi gambar bunga dan warna-warna terang. Akan tetapi, ternyata istilah tersebut berasal dari perayaan Day of the Dead.

Dalam tradisinya, sugar skull dapat dibeli atau dibuat sendiri oleh para keluarga Meksiko sebelum ditaruh di altar sebagai salah satu bagian dari seserahan. Tetapi sebelum ditaruh, sugar skull diberi tulisan dari nama orang yang telah meninggal dengan menggunakan icing tepat di bagian dahi.

Melakukan Penjagaan Kuburan

Walaupun sekarang banyak keluarga yang memilih untuk berdiam di rumah sepanjang perayaan Day of the Dead, tetapi kegiatan berjaga di kuburan masih sering dilakukan oleh beberapa komunitas orang Meksiko. Selain itu, kegiatan ini merupakan salah satu ritual yang paling ternama.

Salah satu area yang mana ritual ini masih sering dilakukan adalah di Patzcuaro, Michoacan. Setiap tanggal 2 November, tidak hanya para penduduk yang pergi menggunakan perahu ke Isla de Janitzio, tetapi terkadang para turis yang penasaran akan tradisi ini juga turut serta ikut menyaksikan bagaimana tradisi ini berlangsung.

Dalam tradisi ini, tidak hanya mereka menjaga kuburan, tetapi mereka juga membersihkan dan bahkan mendekorasi kuburan. Walaupun tidak semua orang Meksiko memilih untuk memberi penghormatan kepada yang telah meninggal dengan cara seperti ini, tetapi tradisi membersihkan kuburan tetap menjadi tradisi yang dihormati.

Mengikuti Parade Catrina

Meskipun Parade Catrina kurang lebih hanya berada di Kota Meksiko saja, tetapi beberapa lokasi juga mengadakan parade ini. Setiap tahunnya, ribuan orang datang ke parade ini menggunakan kostum Catrina dan turun ke zocalo (sebuah plaza atau ruang publik) untuk berpartisipasi dalam parade ini.

Masyarakat Meksiko yang turut serta mengikuti Parade Catrina biasanya menggambar wajah mereka mengikuti gaya tengkorak Catrina. Selain itu, riasan wajah tersebut juga lengkap diwarnai berbagai macam warna-warna terang di sekitar mata dan pipi. Mereka juga datang dengan menggunakan pakaian yang pantas untuk digunakan di Parade Catrina.