Beberapa Hal Dalam Film Populer Ini Benar Adanya?

Menurut mereka, tanaman dan bunga tersebut seharusnya dapat memberi mereka nasib baik dan kesehatan.
(Source: www.unsplash.com)

Memiliki sebuah tradisi yang turut serta diangkat menjadi plot utama dalam film populer patut dibanggakan. Pasalnya, tidak hanya hal tersebut dapat memperkenalkan tradisi masyarakat lokal kepada orang lain, tetapi juga merupakan sebuah kesempatan untuk menarik wisatawan asing untuk berkunjung. Akan tetapi, terkadang tradisi yang diambil hanyalah sebagian saja sementara sisanya sudah dibumbui oleh hal-hal fiksi dan dramatisasi saja.

Tengoklah film populer yang baru saja rilis tahun ini berjudul Midsommar. Bagi kalian yang masih belum menonton, tulisan ini akan mengandung spoiler. Midsommar merupakan film bergenre horor ‘terang’ yang mengambil latar belakang berdasarkan sebuah tradisi dengan nama yang sama. Dalam film tersebut, salah satu tokoh utama mengalami hal-hal aneh yang dihasilkan oleh bagaimana lingkungan sekitar dirinya bekerja. Film ini disebut sebagai film horor ‘terang’ karena seluruh pengambilan gambar dan kisah-kisah menegangkan yang diceritakan benar-benar berada di bawah terik matahari. Sehingga, film ini memiliki ciri khas sendiri dan berbeda dari film horor lain. Mengenai tradisi yang dijadikan latar belakang plot, seberapa banyak hal-hal dalam film populer ini memang benar dilakukan?

Sambutan Libur Musim Panas

Tradisi ini adalah sebuah tradisi pembukaan untuk menyambut libur musim panas. Dalam melakukannya, biasanya orang-orang yang tinggal di Swedia meninggalkan kota tempat mereka tinggal selama lima minggu untuk pergi ke pedesaan. Dalam petunjuk resmi untuk melakukan Midsummer, tradisi ini dideskripsikan sebagai tradisi liburan yang mendedikasikan hari-harinya untuk makan, minum, menari, dan melakukan berbagai macam ritual pagan. Biasanya, hari libur ini ditandai oleh Midsummar Eve yang berada pada hari Jumat di antara tanggal 19 hingga 25 Juni.

Jika dibandingkan dengan adegan dalam film, hal ini benar adanya. Sebab, Pelle (diperankan oleh Vilhelm Blomgren) mengatakan kepada Dani (Florence Pugh) bahwa festival Midsummer adalah perayaan untuk menyambut musim panas yang diadakan di pedesaan.

Berkumpul Dengan Keluarga dan Memetik Bunga

Midsummer merupakan sebuah acara yang diikuti oleh banyak masyarakat. Banyak keluarga yang mengambil kesempatan ini untuk bersosialiasi dengan orang lain agar mereka dapat menikmati hari liburan mereka dengan tenang. Dalam acara perkumpulan ini, masyarakat biasanya memulai hari dengan memetik beragam macam bunga untuk dijadikan sebuah karangan bunga untuk ditaruh di tiang. Tiang tersebut merupakan komponen utama dari Midsummer.

Dalam film, ketika Dani dan teman-temannya sampai ke tempat tujuan, mereka dapat melihat banyak sekali saudara Pelle yang berkumpul di desa tersebut. Tidak hanya saudara, banyak juga orang lain yang berkumpul untuk melakukan perayaan. Bahkan, salah saudara Pelle turut serta membawa dua orang teman ke perayaan tersebut. Kemudian dalam beberapa adegan, terdapat beberapa potongan film yang menunjukkan banyak orang memetik bunga di pagi hari sebagai aktivitas pembuka hari.

Menari Mengelilingi Tiang

Sebelumnya sudah disebutkan bahwa orang-orang memetik bunga untuk membuat sebuah karangan untuk menghias tiang. Menaikkan tiang dan menari mengelilinya, sering disebut dengan majstang atau midsommarstang, merupakan sebuah kegiatan yang menarik perhatian para keluarga yang hadir dalam perayaan tersebut.

Untuk hiasan tiang sendiri, biasanya masyarakat Swedia tidak hanya menghiasnya dengan bunga tetapi juga dengan banyak sekali tanaman hijau. Menurut mereka, tanaman dan bunga tersebut seharusnya dapat memberi mereka nasib baik dan kesehatan. Walaupun tradisi ini tetap berjalan, tetapi tidak banyak masyarakat yang masih menganggap tradisi tersebut sesuatu yang penting. Untuk kegiatan menari sendiri, hal tersebut hanyalah sebuah kegiatan untuk bersenang-senang.

Melihat kembali ke dalam adegan film, kegiatan menghias tiang tidak terlalu diperlihatkan. Sementara untuk kegiatan menari, berdasarkan perayaan Midsummer yang sebenarnya, kegiatan tersebut memang ada. Akan tetapi, mereka tidak menari sampai hanya ada satu orang saja yang tersisa. Selain itu, tarian juga tidak hanya diikuti oleh wanita, tetapi juga laki-laki. Sementara untuk pakaian sendiri, tidak ada aturan yang menyebutkan bahwa hanya pakaian berwarna putih saja yang boleh digunakan dalam Midsummer. Hal ini sangat berbeda dengan apa yang digambarkan dalam film, dimana semua orang menggunakan pakaian berwarna putih.