Cerita dan Tradisi Halloween Mengerikan

Maka bukanlah sesuatu yang mengherankan karena cerita palsu tersebut, banyak sekali warga yang masih hidup turut berbondong-bondong melakukan sebuah praktik yang menyeramkan.
(Source: pexels.com)

Setiap perayaan Halloween, banyak sekali masyarakat yang lepas dari kenyataan selama sehari dan merayakan Halloween dengan menggunakan berbagai macam kostum unik, dekorasi menarik, dan pesta yang asyik. Legenda dan karakter yang menyeramkan telah berevolusi berdasarkan peristiwa nyata yang menakutkan. Dan juga, tradisi Halloween untuk berhadapan dengan mereka yang telah mati memunculkan tidak hanya banyak sekali cerita hantu, tetapi juga hoaks.

Berikut beberapa tradisi dan legenda seputar Halloween.

Ketakutan Akan Vampir Disebabkan TBC

Sepanjang abad ke-19, penyebaran TBC telah merenggut banyak sekali nyawa dari para penduduk Rhode Island, Connecticut, Vermont, dan banyak wilayah lain di New England. Sebelum para dokter dapat menjelaskan bagaimana dan mengapa penyakit menular tersebut dapat tersebar di beberapa daerah tersebut, para penduduk desa yang sudah kalang kabut dan putus asa percaya bahwa beberapa dari mereka yang telah tiada karena TBC meninggal karena melakukan praktik kanibalisme terhadap mereka yang masih hidup.

Maka bukanlah sesuatu yang mengherankan karena cerita palsu tersebut, banyak sekali warga yang masih hidup turut berbondong-bondong melakukan sebuah praktik yang menyeramkan. Yaitu menggali mayat korban TBC dan membakar organ internal mereka.

Atraksi Rumah Hantu Dibuka Pada Masa Depresi Besar

Zaman malaise, atau yang lebih dikenal sebagai Masa Depresi Besar adalah sebuah peristiwa dimana tingkat ekonomi di seluruh dunia, khususnya di Amerika Serikat menurun secara drastis. Depresi Besar mulai terjadi di tahun 1929.

Pada masa menjelang Depresi Hebat, Halloween telah berubah menjadi masa dimana para pria muda dapat bersantai dan juga melakukan segala macam kejailan kepada masyarakat sekitar. Bahkan, terkadang mereka melakukan sesuatu yang sudah sangat parah. Di tahun 1933, para orang tua dibuat sangat marah ketika ratusan remaja laki-laki membalikkan mobil, memotong tiang telepon umum menggunakan gergaji, dan juga melakukan berbagai macam tindakan vandalisme di seluruh wilayah di Amerika.

Sejak saat itu, masyarakat mulai menyebut perayaan hari libur tersebut sebagai “Black Halloween”. Sama seperti ketika mereka menyebut satu hari Selasa sebagai “Black Tuesday” karena terjadinya kehancuran pasar saham 4 tahun sebelumnya.

Meskipun kejailan dan tindakan tidak wajar para remaja laki-laki tersebut seharusnya membuat masyarakat Amerika meminta akan adanya pelarangan terhadap perayaan Halloween, namun banyak komunitas warga yang malah mengorganisasi suatu kegiatan Halloween seperti pembuatan rumah berhantu untuk membuat para anak-anak tersebut tetap sibuk.

Jack-o-Lanterns dan Legenda “Stingy Jack

Seorang pria asal Irlandia yang dijuluki “Stingy Jack” atau “Jack pelit” dipercaya oleh banyak masyarakat sebagai orang pertama yang menjadikan pengukiran wajah seram di buah labu sebagai sebuah tradisi. Menurut legenda yang beredar, Jack menipu Iblis untuk membayar minumannya. Kemudian, Jack menjebaknya dan merubahnya ke bentuk koin. Iblis pun akhirnya melakukan balas dendam terhadap Jack. Oleh karena itu, Jack yang pelit akhirnya berkeliaran di Bumi selamanya tanpa bisa masuk ke surga atau neraka. Akan tetapi, Jack memiliki batu bara yang menyala yang dia nyalakan dan tempatkan dalam sebuah lobak berukir. Lantas, terciptalah Jack-o-Lantern yang asli.

Hantu Abraham Lincoln di Gedung Putih

Selama bertahun-tahun, para Presiden, ibu negara, dan juga banyak anggota staf dalam Gedung Putih mengatakan bahwa mereka sering kali melihat atau merasakan kehadiran Abraham Lincoln. Seperti yang diketahui sebelumnya, Abraham Lincoln adalah Presiden Amerika Serikat ke-16 yang menjabat pada Maret 1861 hingga kematiannya yang terjadi pada April 1865 yang disebabkan oleh tembakan yang dilakukan oleh John Wilkes Booth.

Istri dari Presiden Amerika ke-30 Calvin Coolidge, yaitu Grace Coolidge, merupakan orang pertama yang mengatakan bahwa dia melihat hantu Abraham Lincoln. Coolidge mengatakan bahwa Presiden Amerika ke-16 tersebut terlihat sedang berdiri dekat jendela yang terdapat di kantor Oval. Postur Presiden tersebut terlihat bahwa dia sedang menggenggam tangannya di dalam, dan sedang memandang ke arah Potomac.

Mary Shelley Membawa Jantung Suaminya Yang Mati

Mary Shelley adalah seorang penulis buku Frankenstein yang dikenal akan kisah fiksinya yang sangat menakutkan. Akan tetapi, tidak banyak yang tahu mengenai rahasia gelap yang dimiliki oleh Shelley. Yaitu bagaimana suaminya, Percy, meninggal akibat tenggelam di usia 29 tahun ketika kapal yang dikendarainya terkena serangan badai pada Juli 1822.

Tubuh Percy dan para awak kapal lain ditemukan 10 hari setelah kejadian tersebut. Percy Shelley dan yang lainnya dikremasi. Akan tetapi, jantung Percy tidak terbakar sama sekali. Hal tersebut mungkin akibat adanya TBC dini dalam kehidupan awalnya. Oleh karena itu, Mary Shelley mengambil alih hak atas jantung suaminya yang sudah meninggal tersebut. Semenjak itu, banyak rumor yang mengatakan bahwa Mary Shelley selalu membawa jantung tersebut dalam tas satin miliknya.

4 Perayaan Halloween yang Sangat Unik dari Berbagai Negara

4 Negara Ini Merayakan Halloween dengan Cara Unik

Sebentar lagi perayaan Halloween akan tiba. Apakah Anda turut merayakannya? Hari yang identik dengan labu, kostum menyeramkan, berbagai jenis hantu, istilah trick or treat dan permen ini diperingati setiap akhir Oktober. Nah, ternyata setiap negara mempunyai cara tersendiri loh untuk merayakan hari tersebut. Penasaran? Yuk simak beberapa negara berikut melakukan perayaan Halloween dengan cara yang sangat unik!

Hari Drakula di Rumania

Mendengar nama drakula memberikan sensasi kengerian tersendiri di benak kita ya. Legenda masyarakat yang satu itu tergambar sebagai seseorang dengan jubah dan taring yang siap menggigit siapapun yang ditemuinya. Nah, di Rumania justru drakula ada hari perayaannya, loh!

Di Rumania, legenda dracula atau drakula memang sudah terkenal. Masyarakat dari berbagai belahan dunia datang ke negara tersebut untuk ikut merayakan Halloween di Kastil Bran, yang dianggap sebagai kastil Vlad dan drakula. Vlad III sendiri adalah Pangeran Wallachia, yang terdengar dengan julukan Vlad The Impaler atau si Penyula. Diketahui sosok Vlad III haus akan darah. Kastil ini dianggap pernah dikunjungi oleh Vlad, dan menjadi latar tempat dalam cerita novel Dracula.

Pangangaluluwa di Filipina

Sebenarnya acara yang satu ini bukan merupakan perayaan Halloween. Namun ini adalah tradisi yang terdapat di Filipina yang dikenal juga dengan All Saints’ Day atau Hari Semua Orang Kudus. Karena acara peringatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 November, tradisi ini dikaitkan juga dengan perayaan Halloween yang jatuh pada 31 Oktober.

Orang-orang yang biasanya  mengenakan kostum, akan mengelilingi tempat tinggal dan mengunjungi rumah orang lain untuk bernyanyi dan memanjatkan doa. Doa ini diperuntukkan bagi orang-orang yang terperangkap dalam api suci.

Parade Halloween Kawasaki di Jepang

Masyarakat Jepang sangat suka berdandan dengan berbagai kostum yang lebih dikenal dengan cosplay. Sejak tahun 1996, setiap akhir bulan Oktober, orang-orang akan berkumpul di daerah Kawasaki dengan memakai kostum. Nah, orang yang mengikuti parade Halloween ini akan berdandan dengan berbagai tampilan yang khas dikenakan pada saat perayaan Halloween, terutama karakter yang menyeramkan. 

Meski demikian, tidak semua orang diperkenankan langsung mengikuti parade ini, loh! Kalau mau jadi bagian dari parade, kita harus mendaftar dari dua bulan sebelum perayaan.

Pchum Ben di Kamboja

Dari akhir September hingga pertengahan Oktober, umat Buddha di Kamboja berkumpul untuk merayakan Pchum Ben. Hari raya keagamaan ini bertujuan untuk mengingat orang yang sudah meninggal. Orang-orang yang mengikuti perayaan akan membawa makanan seperti ketan dan kacang-kacangan yang dibungkus dengan daun pisang. 

Kemudian ada rangkaian acara mengunjungi kuil untuk menyajikan bunga sebagai tanda penghormatan bagi para leluhur. Di waktu ini mereka turut merayakan hari untuk orang yang sudah tua. 

Nah, di beberapa negara lainnya, hari setelah perayaan Halloween, yaitu tanggal 1 November, memang dirayakan untuk All Saint’s Day. Sehingga di tanggal ini banyak orang di seluruh dunia terutama umat Katolik, merayakannya dengan mengunjungi makam leluhurnya untuk berdoa.

Budaya unik lainnya yang dilakukan masyarakat Jerman, semua pisau di rumah akan disembunyikan saat Halloween. Hal ini dilakukan agar arwah leluhur yang datang tidak terluka oleh keberadaan pisau ini. 

Ternyata banyak perayaan unik yang dilakukan oleh berbagai negara untuk Halloween ya. Setiap negara memiliki kesepakatan dan kebudayaan masing-masing untuk merayakan Halloween. Ada yang memakai kostum menyeramkan hingga mengadakan ritual tertentu yang bertujuan untuk menghormati roh para leluhur mereka. Seru sekali ya!